Kami Tetap Hadir di Tengah Pandemi: Pembelajaran Virtual Online via Zoom meeting dan Google Class. Terwujudnya Kolaborasi antara Guru dan Orang Tua. 


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menegaskan, bencana pandemi virus corona SARS-CoV2 (Covid-19) di Tanah Air membuat kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas terpaksa ditiadakan. Meski murid-murid sekarang belajar dari rumah, bukan berarti kegiatan belajar mengajar (KBM) 100 persen dilakukan secara dalam jaringan (daring).

            Menindaklanjuti keputusan tersebut sebagai imbas dari adanya pandemi covid 19, SD Labschool UNESA tanggap dan berpikir cepat dan tepat dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Kami tetap hadir di tengah pandemi untuk menyampaikan materi dan menyapa anak-anak di rumah. Kami hadir via aplikasi zoom satu jam dalam satu hari yang kami buat jadwalnya dan kami sepakati bersama walimurid, tentu sebelumnya kami sosialisasikan bagaimana cara menginstal aplikasi dan cara menggunakannya.

            Apakah efektif pembelajaran daring hanya satu jam saja melalui zoom meeting? Kami berusaha menyajikannya seefektif mungkin, selain zoom meeting. kami berikan tugas-tugas aplikatif sesuai tema yang diajarkan, berikut beberapa materi yang sudah kami berikan ke anak didik selama belajar di rumah.  

Di kelas 1 siswa membuat olahan pangan berbahan dasar sayur bersama orang tua. Siswa diminta mengumpulkan video membuat hiasan dari kertas dan plastisin. Membuat poster aturan makan dirumah, menyanyikan tembang dolanan membantu merapikan tempat tidur, membersikan rumah, cuci piring. Siswa juga diminta untuk berkarya membuat kincir angin dari rumah. Untuk English creating shape (triangle, circle…) from the basic shape that they draw then cutting it.  Untuk materi Bahasa Jepang, siswa diminta membuat video Kore sore are dengan benda-benda di dalam rumah, Memasak bersama mama dengan menu makanan Jepang.

Di kelas 2, kami tugaskan kakak-kakak tugas aplikatif sesuai tema kebersamaan dalam melakukan kegiatan memasak, merawat hewan/tumbuhan bersama orang tua, bersama anggota keluarga yang lain di rumah. Selain itu untuk Seni budaya kami berikan contoh membuat karya hias teknik percik dan mereka membuatnya di rumah. Video dan gambar dari hasil buatan mereka dikirimkan kepada kami. Begitu pun juga tugas Bahasa Jawa, kami memberikan tugas untuk nemban dolanan, tetapi tugas itu direspon dengan hal yang kreatif siswa-siswi kami mengirimkan mereka video mereka nembang tembang dolanan dengan menggunakan pakaian adat dan memainkan musik tifa dari rumahnya masing-masing . Untuk tugas science Practicing sound and electrical energy based on the things at home. Untuk tugas bahasa Jepang siswa diminta membuat origami 2 bentuk hewan dan tulis bahasa Jepang.

Di kelas 3 diminta berlatih menjahit membuat miniatur baju menggunakan teknik feston, lalu membuat olahan bahan pangan, dan pembuktian panjang sisi, Begitu pun juga tugas Bahasa Jawa kami juga menugaskan siwa untuk nembang tembang dolanan. Untuk pembelajaran agama siswa diminta mengungkapkan kasih sayang terhadap orang tua dengan video ucapan terimakasih dan pelukan, membuat seni kaligrafi asmaul husna. Untuk English siswa diminta untuk describing clothes. Untuk Bahasa Jepang, siswa ditugaskan menjelaskan jumlah keluarga menggunakan bahasa Jepang, menyebutkan usia dan pekerjaan orang tua dalam bahasa Jepang

Di Kelas 4 tugas meliputi wawancara tentang energi di sekitar, tentang jenis jenis energi, pemnafaatan energi, dan bagaimana perubahan energi. Untuk tugas agama siswa diminta menceritakan kegiatan ibadah selama bulan Ramadhan dengan menyertakan foto mempelajari hikmah dari kejadian pandemi covid 19 melalui video. Untuk English siswa diminta untuk telling daily activities. Untuk tugas Bahasa Jepang Menerjemahkan paragraf Hiragana ke dalam bahasa Indonesia. Menuliskan aktivitas dirumah menggunakan bahasa Jepang.  Tugas melihat video di YouTube “Cara menulis urutan penulisan huruf Hiragana. Membuat video menjelaskan Aktivitas dari bangun tidur sampai tidur dengan jam (dialog bahasa Jepang).

Bagaimana dengan materi olahraga? Kami meminta anak-anak untuk tetap bergerak di rumah, kami beri intruksi untuk bergerak dengan video yang kami kirimkan melalui google class/google form. Lalu mereka kirimkan video sebagai bukti mereka bergerak di rumah. Dan masih banyak lagi tugas aplikatif lainnya. Begitu juga dengan pelajaran musik, kami berikan video contoh, lalu mereka praktikkan dengan pianika di rumah masing-masing. Tidak hanya itu kami memberikan controllling kegiatan keagamaan melalui instrumen Pondok Ramadhan, Pondok kasih, dan Pondok Daram  Tidak hanya itu, para guru-guru hebat di SD Labschool juga terampil menggunakan aplikasi Quizizz saat zoom meeting, untuk menghindari kejenuhan ada yang mengajak mereka bernyanyi bersama, berdiskusi, melakukan gerakan cuci tangan bersama, berdoa bersama dengan harapan pandemi ini segera berakhir.

            Hampir setiap kali zoom meeting mereka selalu menanyakan kapan masuk? Kapan coronanya pergi? Dan sudah tidak terhitung pula, kami menjawabnya. Penjelasan mengenai pandemi ini pun juga kami sampaikan kepada anak-anak dan bagaimana seharusnya menjaga kebersihan dan kesehatan kita masing-masing, serta mengapa kita harus saling jaga dan saling mengamankan untuk tetap di rumah, menjaga dan memakai masker. Yah kami tahu, sejelas apapun kami menjelaskan dan betapa pun mereka sejatinya mengerti. Mereka tetaplah anak-anak. Keinginan untuk bermain, bercengkrama dan bertemu dengan teman dan guru adalah salah satu kebutuhan mutlak psikologis mereka. Jadi hadirnya kami via zoom meeting, tugas kreatif dan aplikatif  kami buat dengan harapan itu bisa menghibur di tengah kejenuhan mereka untuk tetap berada di rumah. 

            Di situasi seperti ini pada akhirnya kita menyadari, seperti kata pak Menteri di peringatan hari Pendidikan Nasional 2 Mei lalu. Untuk pertama kalinya, guru-guru menyadari bahwa pembelajaran bisa dilakukan dimana saja dan orang tua menyadari betapa sulitnya tugas guru. Pendidikan yang efektif membutuhkan kolaborasi dari guru, siswa dan orang tua. di kesempatan kali ini, kami juga akan mengucapkan terimakasih banyak atas kolaborasi indah yang terjalin sampai saat ini dan sampai nanti, terimakasih sudah membimbing,dan melatih ananda sekalian di rumah. Tetap semangat, tetap kuat, Kita jalan terus. Kita tidak boleh berhenti bergerak. Semoga Tuhan selalu melindungi, di mana pun kita berada.

JAdwal Zoom Meeting
Jadwal Zoom Meeting